021-5421-2191 / 085100084723 WhatsApp info@matawebsite.com
Home Blog Peran Photoshop Untuk Fotografer Dan Batasnya Dalam Dunia Jurnalistik

Peran Photoshop Untuk Fotografer Dan Batasnya Dalam Dunia Jurnalistik


Peran Photoshop Untuk Fotografer Dan Batasnya Dalam Dunia Jurnalistik
26 Maret 2019, 23:23:54 | 301 | Sakti

Tidak diragukan lagi software Photoshop adalah program atau aplikasi yang paling banyak digunakan untuk mengedit sebuah foto baik itu untuk mempercantik, menajamkan, atau bahkan merekayasa. Sudah banyak kita dengar kasus rekayasa foto yang melibatkan banyak public figure menjadi tercoreng namanya karena ulah tidak bertanggung jawab. Selain memiliki sisi negatifnya, seorang fotofrafer membutuhkan photoshop untuk mengedit gambar-gambar yang dihasilkan agar hasilnya lebih sempurna.

Fotografer sendiri ada banyak macamnya, ada fotografer panorama, safari, model, dan ada juga fotografer jurnalistik. Kali ini kita akan membahas mengenai kode etik fotografer jurnalistik menggunakan photoshop untuk mengedit gambarnya. Fotografer jurnalistik bertugas untuk menyampaikan berita seadanya kepada masyarakat tanpa dilebihkan tanpa dikurangi melalui sebuah gambar yang menjelaskan kenyataan yang benar terjadi. Oleh karena itu haram hukumnya bagi seorang fotografer jurnalistik untuk melakukan rekayasa foto atau mengedit sebuah foto yang kemudian diterbitkan dan berakibat pada pemutar balikkan fakta sehingga menghasilkan berita yang bohong. Fotografer jurnalistik memang boleh menggunakan photoshop namun dalam batas-batas tertentu, batas-batas tersebut adalah sebagai berikut.

Color balancing atau koreksi warna

Batas editing untuk mengkoreksi warna adalah untuk menjelaskan atau menjamkan suatu gambar. Misalnya untuk menjamkan warna objek tertentu sehingga tidak menjaid blur dan mengaburkan isi berita. Namun seorang fotografer jurnalistik dilarang untuk mengubah warna objek menjadi sama sekali berbeda misalnya mengubah warna rambut agar menjadi tampak lebih tua atau mengubah warna kulit sehingga mengaburkan identitas seseorang.

Koreski distorsi lensa

Gambar yang terdistorsi masih boleh dilakukan oleh fotografer jurnalistik untuk meluruskan dimensi yang sebenarnya dari objek foto tersebut. Distorsi pada gambar bisa terjadi karena penggunaan lensa yang tidak standar atau angle pengambilan gambar sehingga membuat ukuran suatu benda menjadi lebih besar atau lebih kecil dari sebenarnya misalnya.

Menghilangkan noda

Foto yang cacat karena adanya kesalahan dalam percetakan bukan hal yang jarang terjadi. Seorang fotografer jurnalistik bisa memperbaikinya dengan olah digital misalnya dengan di-scan lalu diedit dan dicetak ulang. Namun menghilangkan noda hanya untuk menghilangkan bercak yang terjadi pasca foto dicetak bukan saat pengeditan awal. Noda tidak sewajar apapun apabila terdapat pada hasil gambar yang asli tidak boleh dihilangkan karena bisa saja noda tersebut menjadi petunjuk yang penting pada tempat kejadian perkara.

Cropping

Cropping adalah editing foto dengan membuang bagian foto yang tidak muat dalam resolusi gambar yang ditentukan. Hal ini masih sah dilakukan oleh fotografer jurnalistik untuk membuang objek-objek di pinggir foto yang tidak esensial dan tidak mengubah pesan dari foto tersebut. Cropping yang melanggar adalah apabila ada focus of interest yang terbuang atau objek penting yang sebenarnya menjadi bagian inti dari foto tersebut dibuang dengan sengaja untuk memutar balikkan cerita foto menjadi cerita yang sama sekali berbeda dan jauh dari kebenaran.

Memperbaiki red eye

Red eye adalah hasil foto di mana pada mata si objek terdapat warna merah seperti monster. Red eye bisa terjadi karena objek foto melihat ke arah lampu flash secara langsung. Efek red eye ini bisa diedit dengan teknik-teknik photoshop sehingga hasil foto tidak terlihat mengganggu.

Itulah beberapa batasan yang harus dipatuhi oleh seorang fotografer jurnalistik. Pada dasarnya seorang jurnalis tidak boleh untuk melakukan rekayasa dalam sebuah foto berita misalnya menambah atau mengurangi objek di dalam foto, mengubah ekspresi atau bentuk fisik pada seseorang, serta edting lainnya yang bisa merubah isi cerita dalam kejadian sebenarnya.

Dalam paket kursus photoshop di mataweb, anda bisa mempelajari photoshop khusus untuk photographer. Hal - hal yang ada dalam artikel ini akan anda pelajari lebih lanjut di dalam kursus. Anda bisa menerapkan apa yang anda pelajari langsung dalam hasil foto yang telah anda miliki.

Artikel Terkait

Tips Memilih Kamera DSLR Second/Bekas

Tips Memilih Kamera DSLR Second/Bekas

Seiring dengan perkembangan teknologi tidak dipungkiri bahwa kamera yang tadinya merupakan kebutuhan tersier sekarang berubah menjadi kebutuhan premier. Tidak disangka...
Apa Saja Yang Harus Dikuasai Dalam Kursus Photoshop?

Apa Saja Yang Harus Dikuasai Dalam Kursus Photoshop?

Kursus photoshop umumnya akan digunakan oleh para pengambil kursus untuk meningkatkan kemampuan di bidang olah gambar. Dengan menggunakan photoshop, umumnya Anda akan...

Popular

Manfaat Iklan PPC Untuk Bisnis Online

Manfaat Iklan PPC Untuk Bisnis Online

Di era saat ini perkembangan teknologi mulai meningkat. s...
Apa itu Eclipse

Apa itu Eclipse

Eclipse adalah platform yang telah dirancang untuk memban...
Membuat Design Background Android

Membuat Design Background Android

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas design didala...
Perbedaan Antara Javascript dan jQuery

Perbedaan Antara Javascript dan jQuery

Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini kita akan bel...
6 Situs Penyedia Template Website Berbayar Tepercaya Asal Indonesia

6 Situs Penyedia Template Website Berbayar Tepercaya Asal Indonesia

Tidak sedikit orang yang mencari daftar situs yang menyed...

Kategori

Berlangganan kabar terbaru dari Mataweb Media Teknologi.

Newsletter

{{ formErrors['emailnewsletter'][0] }}